Artikel, Berita, Foto, dan Video

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Friday, May 20, 2016

KRL Tabrak Transjakarta Dan Avanza Di Mangga Dua, 2 Orang Terluka Parah


JAKARTA - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api (KA) Senja Solo dengan sebuah minibus dan bus TransJakarta terjadi pada Kamis (19/5) pagi hari tadi di perlintasan kereta api di Jalan Gunung Sahari Raya, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Akiba‎t kecelakaan tersebut, dua pengemudi baik bus TransJakarta‎ dan minibus harus dilarikan ke RS Husada untuk menjalani pertolong pertama pascakecelakaan yang terjadi jelang dimulainya aktivitas warga ibu kota itu.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Lantas) Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara, AKP Sigit Purwanto, mengatakan ‎kejadian kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.35 WIB saat KA Senja Solo sedang melewati perlintasan yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan Mangga Dua Square.

"Iya memang ada kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api (bukan kereta rel listrik-KRL) Senja Solo yang menabrak dua kendaraan yakni sebuah minibus dan sebuah bus TransJakarta," ujar Sigit, Kamis (19/5) pagi.

Diketahui pengendara minibus Toyota Avanza dengan nomor po‎lisi B-2198-TFO tersebut dikendarai oleh Didi Juhendi (37), warga RT 03/RW01, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sedangkan bus TransJakarta dengan nomor polisi B-7258-TGB yang ikut dihantam KA Senja Solo dikemudikan oleh Adil Setiawan (32), warga RT17/RW02, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur.

"Saat itu KA Senja Solo melaju dari arah Timur (Kemayoran) menuju arah Barat (Stasiun Jakarta Kota), namun saat melintas di palang perlintasan di Gunung Sahari Raya menabrak sebuah minib‎us yang melintas dari arah Utara (Ancol) ke arah Selatan (Gunung Sahari)," jelas Sigit.

Setelah menabrak kendaraan minibus yang dikemudikan oleh Didi Juhendi tersebut, KA Senja Solo itu kemudian juga menabrak bus TransJakarta yang dikemudikan oleh Adil Setiawan yang saat itu melintas dari arah Selatan (Gunung Sahari) menuju Utara (Ancol).

"Akibat laka lantas‎ tersebut, baik Didi (pengemudi minibus) dan Adil (pengemudi bus TransJakarta) langsung dilarikan ke RS Husada Jakarta Pusat untuk menjalani perawatan medis setelah mengalami sejumlah luka," tambahnya.

Sedangkan bangkai kendaraan minibus dan bus TransJakarta yang ditabrak oleh KA tersebut saat ini sedang dalam proses evakuasi pihak Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara bersama petugas dari instansi terkait.

Sumber: Berita Satu Live & World News Makers
Share:

Thursday, May 19, 2016

Kesehatan: Demensia Penyakit Lupa

Demensia atau penyakit lupa sering menyerang kaum lansia. Sumber: hariankesehatan.com.
Demensia atau pikun sering dianggap wajar pada lanjut usia. Jika demensia sudah sangat parah sehingga mempengaruhi kepribadian, tingkah laku dan aktivitas, perlu konsultasi kepada ahlinya. Dalam istilah medis, demensia diartikan sebagai gangguan otak yang serius mempengaruhi fungsi kognitif (intelektual), dan/atau daya ingat yang umumnya makin lama makin memburuk. 

Orang dengan demensia sering mengalami kesulitan berpikir dan bicara dengan jelas, mengingat peristiwa baru-baru ini dan hal-hal baru. Seiring waktu mereka sulit untuk berkegiatan dan mengurus diri sendiri.

Penyebab Demensia

Secara umum terdapat tiga hal penyebabnya yakni amnesia, delirium, dan Alzheimer. Demensia karena amnesia dan delirium, lebih karena faktor psikologis seperti ketakutan atau kecemasan yang berlebihan. Sedangkan demensia Alzheimer terjadi berhubungan dengan kerusakan pada sistem syaraf otak. “Alzheimer adalah penyebab paling umum dari demensia pada lanjut usia” ujar dr. Samino, SpS (K).

Secara kasat mata, amnesia, delirium, dan Alzheimer tampak sama. Bedanya, amnesia ingatan dapat hilang secara drastis, dalam waktu singkat, tidak bertahap, dan dapat disembuhkan. Pada delirium gangguan kesadaran dan kognitif yang terjadi tidak menyebabkan gangguan ingatan, terjadi dalam waktu singkat (biasanya dalam hitungan jam hingga hari) dan cenderung berfluktuasi (muncul dan hilang). 

Sedangkan pada Alzheimer, gangguan fungsi kognitif berlangsung perlahan-lahan secara bertahap, bersifat semakin memburuk, dan belum dapat disembuhkan.

Dapat melumpuhkan Pikiran

Alzheimer adalah jenis kepikunan yang berbahaya, karena dapat melumpuhkan daya ingat, pikiran, dan kecerdasan seseorang. Penyakit ini timbul akibat proses degenerasi sel-sel saraf otak yang makin lama makin memburuk sehingga otak mengerut dan mengecil. Akibatnya terjadi gangguan maka fungsi sel-sel otak . Makin lanjut usia seseorang, makin berpotensi mengalami demensia. Alzheimer bisa terjadi pada usia lebih muda, hanya kasusnya belum banyak.

Gejala

Alzheimer’s Disease and Related Disorders Association (2001) merangkum 10 gejala dari Alzheimer yaitu: 

Gangguan daya ingat, seperti lupa meletakkan kunci, lupa nomor telepon, lupa nama orang, lupa mencampurkan gula dalam minuman.

Sulit mengerjakan hal yang biasa dilakukan, penderita sulit untuk menyelesaikan tugas sehari-hari yang diketahui, yang tidak perlu berpikir untuk melakukannya. Mereka tidak mengetahui langkah-langkah untuk menyiapkan makanan, menggunakan perabot, atau berpartisipasi dalam melakukan kegemarannya selama ini.
 
Bermasalah dengan bahasa. Penderita sering lupa akan kata-kata sederhana, atau substitusi dari kata yang tidak biasa digunakan, membuat ucapan atau tulisannya sulit dimengerti. 

Disorientasi waktu dan tempat. Penderita Alzheimer dapat tersesat di jalan dekat rumahnya sendiri. Lupa dimana dia berada dan bagaimana dapat sampai ke suatu tempat dan tidak tahu bagaimana cara bisa kembali ke rumah. 

Lemah atau kurang baik dalam mengambil keputusan. 

Bermasalah dengan pemikiran abstrak, seperti orang yang sakit juga mendengar suara atau bisikan halus dan melihat bayangan menakutkan. 

Salah menempatkan segala sesuatu. Orang Alzheimer akan salah menempatkan segala sesuatu pada tempat yang tidak wajar, seperti setrika di kulkas. 

Perubahan mood atau tingkah laku. Seorang yang mengidap Alzheimer menampilkan mood yang berubah-ubah. Seperti dari tenang menjadi ketakutan, kemudian marah tanpa alasan yang jelas. 

Perubahan kepribadian. Kepribadian penderita dapat berubah, menjadi benar-benar kacau, penuh curiga, ketakutan, atau menjadi bergantung pada anggota keluarga. 

Kehilangan inisiatif. Orang dengan Alzheimer dapat menjadi pasif, duduk di depan tv berjam-jam, tidur lebih lama dari biasanya, atau tidak ingin melakukan aktivitas yang biasa dilakukan.

Bila seseorang mengidap beberapa dari gejala tersebut, sebaiknya segera dibawa untuk menemui ahli, agar segera dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Untuk memastikannya, umumnya dilakukan otopsi, yaitu pemeriksaan tubuh bagian dalam yang dilakukan setelah seseorang meninggal, untuk memastikan ada tidaknya lapisan atau plak dan serabut saraf otakyang tidak normal.

Oleh sebab itu sampai saat ini dokter hanya dapat menentukan kemungkinan diagnosa Alzheimer yang didapat dari riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan neuropsikologi yang menyangkut daya ingat, perhatian, kemampuan bahasa, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Dengan pemeriksaan tersebut, dokter dapat memperkirakan diagnosis Alzheimer dengan keakuratan hingga 90%.
Share:

Lingkungan: Vandalisme Tugu Dasa Sila

Tugu Dasa Sila yang baru dipugar menjelang Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung, Jumat (24/04/15) lalu telah mengalami kerusakan pada beberapa ornamen tugu. Tugu yang berisi nama-nama negara peserta Konferensi Asia Afrika ini menjadi cacat karena beberapa tulisan nama negara yang terlepas dari tugu, Minggu (05/10/15) lalu.   

Share:

Lingkungan: Vandalisme Bola Batu Bendera

Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Kota Bandung masih belum lama berlalu, (24/04/15). Namun sejumlah bola batu bendera negara peserta KAA yang menjadi hiasan konferensi tersebut hilang akibat ulah tangan jahil yang mengambil bendera di atas batu tersebut, Minggu (05/10/15) lalu.

Share:

Gaya Hidup: Tren Foto Masa Kini

Seorang pendaki memotret temannya yang berpose menggunakan kertas bertuliskan kata-kata di “Puncak PHP” Gunung Guntur, Minggu (04/10/15) lalu. Berfoto dengan pose menggunakan properti seperti kertas bertuliskan sejumlah kata di puncak gunung sedang menjadi tren saat ini di kalangan anak muda Indonesia.

Share:

Olahraga: Debut Stadion GBLA

Pertandingan persahabatan antara Persib Bandung melawan Malaysia All Stars menjadi pertandingan internasional pertama bagi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, Jabar, Kamis (2/10/14) lalu. Stadion ini dibuka untuk umum pada rangkaian perayaan HUT ke-204 Kota Bandung, meski pembangunan akses jalan menuju stadion belum rampung.

Share:

Labels

Recent Posts

Unordered List

Pages